Fungsi Mikkrobiologi dalam Karantina Ikan

yuhuu~ catatan kedua !! semagat belajarnnya ya kkawan , liburan didepan mata haha !!

karantina ?? apa sih ?? itu pengasingan tau !! :D eh, ada hukumnya loh ternyata buat karantina ikan -__- yaitu : UU no 16 1992 sama PP no 15 tahun 2002 . karantina ikan ? apa sih ? karantina ikan itu merupakan upaya pencegahan masuk dan tersebarnya hama dan penyakit ikan karantina. karantina ikan ini sebagai perlindungan kelestarian sumber daya perikanan di indonesia dari tersebarnya hama dan penyakit ikan karantina. nah , peran mikrobiologi disini untuk apa sih ? peranya itu untuk memeriksa ._. oh iya fungsi karantina itu untuk memperkecil resiko tersebarnya hama dan penyakit ikan karantina. yang termasuk hama penyakit ikan karantina yang akan disaring atau tidak diterima yaitu si ikannya yang memiliki penyakit yng berbeda ( langka) dan tidak bisa ditangani .

tahap tindakan karantina itu dilakukan seperti berikut :

  1.  pemeriksaan dokumen dan persyaratan karantina : disini diperiksa kelengkapan dan keabsahan isi dokumen. ikannya itu dideteksi HPIK . nah kalo dokumennya gak lengkap bisa-isa ikannya ditahan dulu selama 3 hari, ditolak dan dimusnahkan (apabila terdaapat penyakit yg aneh dan tak bisa tertangani).
  2. pengasingan & pengamanan  : ditahap ini dilakukan yang pertama yaitu perlakuan maksudnya pengecekan gitu, nah kalo ada yang terkena HPIK maka diobati, pabila ga bisa diobati maka ditahan ikannya . setelah itu nanti ikannya ditolak gitu, nah kalo si pegirim gak menerima penolakan ( kasihan si ikan ga diterima dimana-mana😦 ) maka ikannya dimusnahkan huwaaa😥 tapi yaaa kalo ikannya ga kena penyakit sih ikannya dibebaskan😀
  3. pemeriksaan fisik
  • apabila tak tertular HPIK ( mereka akan dibebaskan dan mendapatkan health certificate)
  • apabila diduga tertular ( akan dilakukan pengasingan terhadap mereka😦 )
  • apabila ditemukan HPIK golongan 1 , rsak, atau busuk maka ikan tersebut dimusnahkan !!😥 tapi kalo ditemukan HPIK golongan 2 maka akan dilakukan perlakuan.

info tambahan :

pemeriksaan laboratories menyangkut : morfologi, biokimia, histopatologi (riwayat jaringan penyakit) , serologi/imunologi, biologi molekular (PCR)

yang termasuk HPIK yaitu : virus, bakteri, parasit, mikotik